
Bupati Demak, dr. Eisti’anah, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan ajang bagi Dinputaru dan pelaku jasa konstruksi untuk berkomunikasi sebagai mitra dalam pembangunan di Demak.
“Jika semuanya dilaksanakan sesuai dengan RAB, maka saat diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak ada yang perlu dikawatirkan. Kami berharap agar kualitas pembangunan di Demak semakin hari semakin baik,” jelas Bupati Eisti pada acara Pembinaan Kapasitas Kelembagaan Konstruksi dan Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi Tahun 2024 di Hotel Amantis, Rabu (29/05/2024).
Bupati juga mengingatkan pentingnya pembangunan fisik yang sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan selalu dilakukan evaluasi.
Dikesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Demak memberikan apresiasi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinputaru) Demak atas kesuksesan mereka dalam mengumpulkan masyarakat asosiasi jasa konstruksi (masjakon) untuk pembinaan kapasitas kelembagaan konstruksi dan pelatihan tenaga terampil konstruksi di Hotel Amantis, Rabu (29/5).
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Demak juga memberikan sejumlah masukan mengenai tantangan yang dihadapi sumber daya manusia, baik di kalangan dinas maupun pelaku jasa konstruksi. Mantan Kepala Dinputaru dan Dinperkim Demak ini menyadari perlunya perbaikan dalam manajemen proyek.
“Ada dua hal yang harus diperbaiki terkait manajemen proyek, yaitu by system dan by action. Oleh karena itu saya mengajak semua untuk saling introspkeksi dan saling mengingatkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sekda menekankan pentingnya perbaikan manajemen proyek baik dari sisi sistem (by system) maupun tindakan langsung di lapangan (by action), seperti memastikan barang yang digunakan sesuai spesifikasi yang ditentukan. (Prokompim)

