Bupati Demak: Siap Menopang Lumbung Pangan Nasional

Bupati Demak, dr. Hj. Esti’anah, S.E., menegaskan kesiapan Demak mendukung Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional dalam Musrenbangwil Eks Karesidenan Semarang di Salatiga, Senin (21/4/2025).

“Dengan 59 persen wilayah berupa lahan pertanian, Demak punya peran strategis menopang ketahanan pangan Jateng,” ujar Esti’anah.

Demak tercatat sebagai penghasil padi terbesar keempat di Jateng, namun produksi menurun akibat perubahan iklim, alih fungsi lahan, serta banjir dan rob. Tahun lalu, banjir merendam 9.000 hektare sawah di 11 kecamatan dan rob semakin meluas di wilayah pesisir.

Meski begitu, ekonomi Demak tumbuh 5,06 persen dengan kemiskinan turun ke 11,89 persen. Esti’anah juga menyoroti potensi perikanan dan inovasi pertanian seperti irigasi sprinkle berbasis IoT.

Ia menyatakan siap melaksanakan 34 dari 35 program prioritas provinsi, serta mengajukan lima usulan bantuan strategis, termasuk rehabilitasi tanggul laut, irigasi, dan jalan penghubung. “Demak dilintasi 12 sungai besar. Kami butuh sinergi lintas sektor,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K. dalam sambutannya menekankan pentingnya menyelaraskan visi daerah dengan arah pembangunan nasional. “Musrenbang ini menggigit. Ini bukan sekadar rutinitas. Ini soal komitmen untuk membangun Jawa Tengah secara bersama-sama,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa lumbung pangan nasional tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi antardaerah. “Kami tidak bisa membangun Jawa Tengah sendirian. Harus ada tanggung jawab setiap kepala daerah. Karena negara berdaulat itu dimulai dari pangan,” pungkasnya. (Prokompim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *