
Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, SE meminta kepada para generasi muda untuk melawan praktik politik uang, khususnya menjelang Pilkada serentak tahun 2024. Menurutnya, money politik adalah pintu menuju korupsi, karena pemilihan didasari atas besarnya uang. Demikian diungkapkan Bupati saat memberikan edukasi politik bagi para generasi muda dalam pencegahan politik uang, Minggu (19/9/2021), bertempat di Ballroom Wakil Bupati Demak.
Dalam kegiatan yang digelar Kantor Kesbangpolinmas tersebut, Bupati menekankan bahwa memberikan pendidikan, wawasan, dan gambaran pada pemilih pemula generasi muda sangatlah penting, untuk memberikan kesadaran politik dengan menolak jual beli kedaulatan. “Tolak segala praktek kecurangan. Jadilah pemilih yang cerdas. Saya berharap ekonomi, pendidikan di Kabupaten Demak bisa lebih baik lagi, “Ungkap Bupati.
Senada dengan Bupati, Komisioner KPU Demak, Siti Ulfati, M.Si menyampaikan bahwa generasi muda saat ini merupakan generasi yang dikelilingi digitalisasi.
“Oleh karena itu, saya berharap kepada adik-adik semua pada pemilihan dimasa mendatang untuk dapat mewarnai demokrasi kita. Manfaatkan digitalisasi di era ini dengan baik, akses dan sharing informasi, ”Tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kesbangplonmas Kabupaten Demak, Agus Herawan, S.IP, MM menyampaikan kegiatan pendidikan politik kepada generasi muda sebagai pembekalan diri pada Pemilu serentak tahun 2024.
“Melalui pemilu kita akan memilih pemimpin yang memiliki legitimasi. Kita wajib mengawal pemilu agar terlaksana dan terpilih pemimpin yang kompeten, “Pungkasnya. (Prokompim).
