Bupati Demak Berpesan Agar Menjaga Keamanan dan Kenyamanan Menjelang Puasa Ramadhan

Beberapa hari lagi Umat Muslim akan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Untuk itu,  diharapkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, khususnya dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Hal tersebut diungkapkan Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E., dalam sambutannya saat menghadiri Forum Komunikasi Ulama Umaro (FKUU) Kecamatan Dempet, Rabu (15/03/2023).

Bupati Eisti juga mengajak para ulama untuk membantu menyampaikan kepada Masyarakat, karna suara ulama cenderung lebih diikuti oleh Masyarakat, serta meminta masyarakat agar selalu menjaga ketertiban terutama ketika idul fitri.

“Kami titip kepada para kades, mari kita semua bersinergi bersama, karna kita tentunya tidak bisa bekerja sendiri menghadapi Masyarakat jika tanpa doa dan restu kyai,” sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa pada 28 Maret Kabupaten Demak akan Berulang Tahun ke-520. Untuk itu, Pihaknya berharap agar bersama-sama “mangayu bahagyo”, berpartisipasi memeriahkan berbagai rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Jadi dengan tidak mengurangi kekhusyukan didalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

“Saya berharap seluruh tokoh agama dan masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan kontribusi dengan selalu bersinergi dalam menjaga kerukunan umat beragama. Bangkit bersama untuk Demak lebih bermartabat, maju dan sejahtera. Bersama kita berdo’a semoga Kabupaten Demak semakin maju, kondusif, terhindar dari berbagai bencana dan dilimpahi keberkahan. Aamiin,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Dempet Joko Wiyono, S.H., M.H., mengungkapkan, Tujuan FKUU adalah agar dapat Menjalin silaturahmi dan menyambung hubungan yang harmonis antara ulama umaro Kec. Dempet, dengan begitu harapannya insyaAllah segala permasalahan dapat diselesaikan secara bersama-sama.

“Kemarin sudah kita buktikan, ketika menangani covid, kita sudah bersama-sama dengan para kades, perangkat, tokoh masyarakat forkopimcam semua bersama bekerja hingga angka covid di Dempet kecil,” ungkapnya.

Sambung Joko, menjelang ramadhan, sinergitas sangat diperlukan. Diharapkan pada ramadhan tahun ini dapat berjalan khusuk, setelah 2 tahun kemarin ketika masa pandemi dikala ingin melaksanakan sholat teraweh sangatlah sulit.

“Kemudian ketika idul fitri, sepertinya memang susah jika diminta untuk tidak mainan mercon, maka kami titip ke para kades, tetap jaga keamanan dan ketertiban, jangan sampe warga antar desa bertemu dan saling perang mercon,” tuturnya. (Prokompim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *