Bupati Demak, HM. Natsir meminta kepada para ta’mir masjid se kecamatan Wedung untuk melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di lingkup desanya, mengingat saat ini Demak masuk dalam tiga besar resiko tinggi penyebaran covid-19 tingkat Jawa Tengah. Hal ini mengemuka dalam pertemuan ulama umaro’ tingkat kecamatan Wedung yang digelar di Masjid Al Burhan Desa Berahan Kulon Wedung pada Rabu (22/2-2020).
Lebih lanjut bupati menjelaskan para ta’mir masjid selaku tokoh masyarakat yang terlibat secara langsung dengan kegiatan masyarakat menjadi garda terdepan untuk mengajak masyarakat mematuhi himbauan pemerintah dengan melakukan pembatasan kegiatan yang melibatkan orang banyak. Selain itu para ta’mir juga diminta untuk selalu mengajak masyarakat agar menjaga kebersihan sesuai dengan protokol kesehatan covid-19. “Terima kasih kepada para ulama’ ta’mir masjid se-Kecamatan Wedung yang telah hadir dan responsif. Saya minta panjenangan semua mengajak masyarkat agar mau melaksanakan PKM. Ini sangat penting untuk mencegah dan mempercepat penanganan covid-19,”pintanya.
Sebelumnya, pemerintah kabupaten Demak bersama tim Gugus Tugas Covid-19 telah melakukan PKM dengan melakukan penataan tempat publik seperti pasar, pembatasan jam malam dan pembatalan kerumunan. Dengan harapan, kebijakan pembatasan tersebut mampu menekan angka penyebaran covid-19. (protokol dan komunikasi pimpinan).
