
Baznas Kabupaten Demak bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Demak menggelar Workshop Pengolahan Makanan Lokal Bergizi Seimbang untuk Anak Stunting di Kabupaten Demak Tahun 2022, Selasa, (04/10/2022) di Pendopo Setya Bhakti. Kegiatan dibuka oleh Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E.
Dalam sambutannya, Bupati Demak menyampaikan kegiatan tersebut dapat menambah wawasan ibu-ibu PKK atas materi yang disampaikan oleh narasamber. Selain itu juga dapat dijadikan pengalaman dan bisa diterapkan dalam keluarga.
“Kegiatan ini sangat membantu Pemerintah Kabupaten Demak dalam percepatan penanganan stunting dan percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.,” ungkapnya.
Bupati berharap setelah kegiatan tersebut, para peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam mempersiapkan makanan bergizi seimbang untuk keluarga.
“Khususnya bagi TP PKK Desa lokus stunting yang mengikuti kegiatan ini, saya harap dapat menyebarluaskan ilmu yang diperoleh kepada warga sekitar di lingkungan ibu-ibu kader PKK,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Baznas Demak, H. Bambang Susetyarto mengungkapkan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menanggulangi stunting, berupa pemberian bantuan jamban untuk keluarga yang punya anak stunting, edukasi pola asuh dan workshop pengolahan makanan lokal bergizi seimbang untuk anak stunting.
“Dari Baznas Kabupaten Demak sangat mendukung kerjasama ini, karena kegiatan ini dapat memberikan kontribusi untuk ikut mengatasi masalah yang ada di masyarakat, yakni peningkatan perekonomian masyarakat yang diharapkan dapat menambah pendapatan keluarga dan masalah lain khususnya stunting,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Demak didampingi Wakil Bupati Demak menyerahkan bantuan yang terdiri dari 14 unit Mesin Jahit, 28 paket alat memasak olahan makanan ringan, serta 20 unit bantuan jamban.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan demo memasak oleh Wakil Wali Kota Semarang, Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu, M.Sos. Wakil Wali Kota Semarang yang lebih akrab disapa Mbak Ita tersebut menyebutkan tujuan dari demo memasak ini adalah untuk mengedukasi ibu hamil dan ibu yang memiliki anak stunting.
“Memasak itu tidak sulit. Kalau hanya sosialisasi saja, mereka belum diperhatikan. Kalau dengan cara demo, mereka jadi tahu pentingnya makanan murah dan bergizi untuk anak,” ujarnya.
Mbak Ita mendemokan masakan Bakso Udang. Dipilihnya bakso karena makanan tersebut ditujukan untuk anak balita stunting di atas satu tahun.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Demak, Pj. Sekda Demak, Wakil Wali Kota Semarang, Ketua PKK Demak. (Prokompim).
