Peringati Hari Anak Nasional, Bupati Demak: Hargai Kreasi, Inovasi dan Pendapatnya tanpa Diskriminasi

Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., hadiri Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2022 sekaligus berdialog dengan anak Demak, Kamis, (14/07/2022). Bertempat di Pendopo Satya Bhakti Kabupaten Demak, turut hadir mendampingi Wakil Bupati Demak, Pj. Sekda Demak, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Plt. Dindikbud, Perwakilan Kemenag, serta Narasumber dari Yayasan Setara dan Kecap Dikbud Wilayah II Provinsi Jateng.

Dalam Sambutannya, Bupati Eisti menyampaikan bahwa banyak sekali kejadian di Kabupaten Demak yg bersinggungan langsung dengan anak anak.

“Maka dari itu mulai dari sekarang kita harus bekerja bersama untuk merangkul anak anak kita semua, dan kita harapkan untuk para pendamping dan para guru-guru, agar menghormati dan menjamin hak-hak anak. Memberikan yang terbaik bagi anak-anak, menjamin kelangsungan hidup dan perkembangan anak serta menghargai kreasi, inovasi dan pendapatnya tanpa diskriminasi”, Ungkap Bupati.

Selain itu, Anak berhak mendapat hak bermain, bergaul, dan memanfaatkan waktu luangnya untuk hal-hal positif. Indikatornya adalah kebahagiaan anak. Bupati juga berpesan agar pasca pandemi Covid-19 ini untuk tetap menerapkan protokol Kesehatan.

“Kesehatan kalian adalah ketangguhan Indonesia, semangat kalian adalah bekal kita untuk tumbuh. Oleh karena itu, jangan pernah berhenti bermimpi dan meraih mimpi di tengah kondisi apapun”, Pungkas Bupati.

Pada saat sesi dialog dengan anak Demak, Bupati mengungkapkan bahwa sewaktu kecil orang tuanya mendidik dengan kesederhanaan. Apapun yang kita inginkan tidak bisa kita dapatkan. Ini adalah untuk melatih anak agar bisa mandiri serta dapat menyelesaikan masalah sendiri.

“Anak-anak jaman sekarang tidak bisa disamakan didikannya dengan cara jaman dulu. Mungkin kalau dulu kita sangat dimanja, saat ini kita sudah pasti kelimpungan, jadi jangan mempunyai perasaan negatif thingking kepada orang tua kalau permintaan anda tidak dituruti. Karena sesuatu itu dinilai dengan usaha, tidak bisa didapatkan secara instan”, Jelas Bupati.

Sementara itu, Pj. Sekda Demak sekaligus Plt. Dinsos P2PA, Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si selaku panitia penyelenggara mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional yang semestinya jatuh pada tanggal 23 Juli.  “Dikarenakan suatu hal, akhirnya dilaksanakan pada saat ini dengan ditambah sesi dialog bersama anak Demak”, Tuturnya.

Pj. Sekda juga menuturkan bahwa Kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional sekaligus memiliki maksut untuk mengikuti perkembangan. Karena banyaknya permasalahan yang berkaitan dengan perlindungan anak.

“Harapannya dengan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menekan permasalahan kekerasan pada anak dan sekaligus mengawal karakter anak didik yang ada di Kabupaten Demak. Kita wujudkan sekolah ramah anak, di dalamnya nanti ada anti bullying anti kekerasan. Kita siapkan generasi emas 2025 yang akan datang”, Katanya. (Prokompim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *