
DEMAK – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, SH, MIP meminta seluruh Bupati/Walikota di Jateng untuk melakukan percepatan vaksinasi, utamanya untuk lansia dan anak sekolah. Hal tersebut terungkap saat Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah, Senin (25/10/2021). Kegiatan yang diselenggarakan secara virtual tersebut diikuti oleh Bupati/Walikota dan jajaran Forkopimda se-Jateng.
“Secara ekonomi kita sudah menggelinding. Artinya banyak mall, café, tempat wisata dan area publik yang sudah dibuka. Maka, seluruh daerah di Jateng harus percepat vaksinasi. Utamanya untuk lansia dan anak sekolah. Semua Bupati/Walikota harus melakukan pengawalan ketat.”
Ganjar menambahkan, lansia dan anak sekolah menjadi sasaran utama karena mereka rentan menjadi sasaran penyebaran. “Saat ini banyak daerah telah menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Jangan sampai menjadi masalah baru. Timbul clustur sekolah. Maka harus diantisipasi. Pastikan anak sekolah divaksin. Kita harus tegas”.
Hal senada diutarakan Wagub Jateng, Taj Yasin. Orang nomor dua di Jateng tersebut cukup geram karena masyarakat banyak yang menolak melakukan vaksinasi jenis tertentu. Maka, beliau meminta seluruh Bupati/Walikota bertindak tegas. Jika ada yang menolak, maka bisa dilakukan lockdown lokal.
Sementara itu, dari rakor terungkap saat ini baru Kota Tegal dan Kota Semarang yang berada di level 1. Hal ini dikarenakan cakupan vaksinasi di kedua wilayah tersebut sudah lebih dari 70%.
Sedangkan Kabupaten Demak sendiri masih belum bisa berada di level ini, karena cakupan vaksinasinya masih di angka 69,14%. Untuk itu, Gubenur Ganjar meminta Demak untuk melakukan percepatan vaksinasi, khususnya untuk lansia.(Protokol dan Komunikasi Pimpinan)
