Keterlibatan perempuan menjadi syarat mutlak dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan. Pembangunan yang utuh dan menyeluruh menuntut peranan perempuan dalam segala bidang. Terlebih bagi kaum perempuan Muslimat NU dan Fatayat NU. Demikian disampaikan Wakil Bupati Demak Drs. Joko Sutanto pada acara pendidikan perempuan bela negara bagi perempuan muslimat NU dan fatayat NU yang berlangsung di Ruang Pertemuan Wakil Bupati Demak, Jum’at (28/6).
Lebih lanjut Wabup menjelaskan, Muslimat dan Fatayat NU merupakan bagian dari organisasi NU yang motor penggeraknya adalah kaum perempuan. Oleh sebab itu wanita harus memiliki wawasan kebangsaan dan jiwa kepemimpinan. Sebagai bentuk penjiwaan dan penghayatannya bisa diwujudkan dengan sikap peduli lingkungan sekitar, peduli ideologi, dan menjaga keutuhan NKRI.
”Saya minta Muslimat dan Fatayat NU harus selalu waspada, jangan mudah terpancing dan terprovokasi berita hoax serta menyebarkan isu yang tidak jelas dan belum pasti kebenarannya,” ungkap Joko.
Ia mengajak Muslimat dan Fatayat NU untuk ikut serta menjaga keamanan ketertiban masyarakat, membantu mengantisipasi paham radikalisme dan terorisme.
Kepala Kantor KESBANGPOLINMAS Kabupaten Demak Agus Herawan selaku Penyelenggara mengatakan bahwa tujuan diadakan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas perempuan sehingga menjadi lebih terampil dalam menunjukkan peranannya untuk turut membangun Negara.
Kegiatan tersebut diikuti 102 peserta yang merupakan anggota Muslimat NU dan fatayat NU Kabupaten Demak. (Humas Demak)
