Upaya penanganan covid-19 terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Demak, salah satunya dengan pemberian vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi sudah memasuki tahap ketiga dengan prioritas lansia yang memiliki mobilitas tinggi maupun yang sering berinteraksi dengan masyarakat.
Hal ini dibahas dalam Video Conference Penanganan Covid-19 di Kabupaten Demak, Senin (08/03/2021) di Command Center yang dipimpim oleh Sekda Demak, dr. Singgih Setyono, M.Kes. Turut hadir Kepala Puskesmas dan Rumah Sakit beserta tenaga kesehatan se Kabupaten Demak.
Sekda Demak, Singgih Setyono dalam pembukaannya memaparkan evaluasi pelaksanaan vaksinasi untuk pelayan publik. Pelaksanaan vaksinasi dosis I untuk pelayan publik sejumlah 4.884 orang yang bertempat di Pendopo Demak, Sekretariat Daerah dan sekitarnya.
Adapun vaksinasi dosis II untuk pelayan publik akan dilaksanakan pada hari Rabu dan Jum’at (10 dan 12 Maret 2021) dengan kuota vaksinasi tanggal 10 Maret 2021 lebih banyak dari tanggal 12 Maret 2021.

Lebih lanjut, Singgih menjelaskan tentang akselerasi vaksinasi sasaran lansia dengan target 98.000 orang akan dilakukan pada bulan Maret – Juni 2021.
Adapun data lansia sasaran vaksinasi Kabupaten Demak yang sudah terentri sebanyak 2.522 orang per tanggal 08 Maret 2021. “Mengingat lansia memiliki keterbatasan dalam mobilisasi, tenaga kesehatan perlu menyiapkan upaya strategi dalam pelayanan vaksin agar berjalan dengan optimal” imbuhnya.
Beberapa pihak puskesmas mengusulkan beberapa rencana pelaksanaan vaksinasi lansia antara lain dengan sistem penjemputan lansia daerah terjauh, lokasi vaksinasi ditempatkan di beberapa titik dengan menggabungkan desa-desa yang berdekatan, koordinasi dengan pihak pemerintah desa dalam upaya edukasi lansia terkait manfaat vaksinasi.
Sebagai penutup, Singgih memberikan kebebasan kepada pihak tenaga kesehatan dalam menentukan kebijakan pelayanan vaksinasi dengan lansia. “Managemen waktu dan efektivitas pelayanan perlu menjadi perhatian agar vaksinasi dapat berjalan lancar sesuai dengan target” pungkasnya. (Prokompim)
