Hasil evaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Demak tahun buku 2020, semua indikator dapat tercapai di atas rata-rata. Bahkan bisa dikatakan BUMD tahun 2020 penuh prestasi. Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setyono, M.Kes saat gelar evaluasi kinerja BUMD semester II tahun 2020 dan komitmen kinerja tahun 2021 bersama dewan pengawas, komisaris, dewan direksi dan pimpinan BUMD Kabupaten Demak, Kamis (18/2/2021) di gedung Grhadhika Bina Praja.
Dalam arahannya Sekda Singgih meminta kepada segenap jajaran direksi dan pimpinan untuk jangan berpuas diri dan terus meningkatkan kinerja BUMD agar mendapatkan dividen melampaui target yang ditetapkan. Yang harus dilakukan BUMD untuk keberhasilan ini adalah mempertahankan tim, lanjutkan strategi dan selalu lihat situasi kondisi dan competitor, tandasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Plh Bupati Demak, Drs. Djoko Sutanto. Menurutnya, BUMD merupakan bisnis plat merah yang berorientasi pada hasil. Oleh karenanya peningkatan kinerja melalui kedisiplinan dan kerja kerasss harus terus dilakukan. Gunakan metode integritas, transparansi. Jangan seperti tukang cukur yang semuanya dilakukan sendiri. Harus ada ahli yang menangani. Jangan sampai mengulang kesalahan yang sama, jelasnya. Pihaknya meminta kepada seluruh BUMD agar memanfaatkan laju digital dengan berorientasi pada hasil yang dicapai, dalam hal ini adalah peningkatan dividen pada masing-masing BUMD.
Sebelum menggelar evaluasi kinerja, dilakukan pembacaan dan penandatanganan pakta integritas serta perjanjian kinerja antara jajaran direksi dan pimpinan BUMD dengan Plh Bupati Demak. Adapun BUMD Kabupaten Demak tersebut adalah Perumda Air Minum (PDAM), Bank Jateng Cab Demak, PT LKM Demak Sejahtera, PT BPR BKK Demak, PT Demak Sarana Sehat, PT Demak Anwusa serta PT BKK Jateng Cab Demak. (*prokompim*)
