
Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Demak menggelar rapat koordinasi penguatan kualitas data terpadu kesejahteraan sosial di Ballroom Wakil Bupati Lt.1, Kamis (5/11). Acara yang diikuti oleh Kepala Perangkat Daerah dan tim koordinasi penanggulangan kemiskinan Kabupaten Demak tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Demak, Drs. Joko Sutanto.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Demak, Drs. Joko Sutanto mengatakan Kemiskinan merupakan masalah sosial yang kompleks dan menuntut penanganan yang komperehensif karena berdampak pada sektor lain.
“Angka kemiskinan di Kabupaten Demak pada tahun 2019 sebesar 11,86%, dan pandemi Covid-19 membuat laju penurunan angka kemiskinan melambat”. Jelasnya
Untuk itu pihaknya meminta Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan untuk memfokuskan kegiatan yang bersumber pada upaya pemberdayaan ekonomi lokal.
Joko juga meminta penerima manfaat program atau kegiatan penanggulangan kemiskinan dapat tepat sasaran, terutama individu atau rumah tangga yang tingkat kesejahteraannya rendah.
“Saya minta penerima manfaat program atau kegiatan penanggulangan kemiskinan harus tepat sasaran, utamanya individu atau rumah tangga yang tingkat kesejahteraannya rendah dan terdaftar dalam basis data kemiskinan”. Ungkapnya.
Sementara itu, kepala bidang pemerintahan, sosial dan budaya pada Bappeda Litbang, Ali Akhmadi selaku ketua penyelenggara mengatakan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menyamakan persepsi penguatan data terpadu kesejahteraan sosial serta meningkatkan komitmen menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Demak. (*Protokol dan Komunikasi Pimpinan).
