
Bupati Demak, HM. Natsir meminta kepada seluruh guru Madin dan TPQ untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat melakukan kegiatan belajar mengajar. Mengingat saat ini KBM pada beberapa madrasah diniyyah dan TPQ sudah mulai aktif dilaksanakan. Demikian diungkapkan oleh Bupati Demak, HM. Natsir saat memberi arahan pada kegiatan Forum Komunikasi Ulama Umaro Tingkat Kabupaten Demak, Kamis (8/10) di aula Kecamatan Dempet.
Bupati menghimbau agar semua tempat kegiatan mengajar keagamaan (Madin/TPQ) maupun musolla harus selalu dijaga kebersihannya. Penerapan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak saat KBM harus terus dilakukan. “Ingat panjenengan semua merupakan unsur utama, tokoh yang dijadikan panutan anak-anak. Oleh karenanya, jangan pernah lelah untuk menjaga mereka agar tetap sehat dan selamat, karena kondisi anak-anak yang rawan terkena covid-19, “ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa saat ini pemerintah telah menyalurkan bantuan covid-19 bagi madin maupun TPQ di Kabupaten Demak. Meskipun saat ini masih belum semuanya tersalur, akan tetapi pihaknya meminta agar yang sudah menerima dapat segera membelanjakannya untuk pembelian APD seperti masker, face shield maupun alat kebersihan seperti hand sanitizer, sabun cair dan yang terkait dengan protokol kesehatan covid-19. “APD dan alat kesehatan ini akan sangat berguna dalam KBM, karena sebagai antisipasi penularan virus corona di Madin dan TPQ, “jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan Camat Dempet, Joko Wiyono, SH.MH bahwa Kecamatan Dempet merupakan kecamatan dengan kasus covid-19 terendah setelah Kebonagung, sehingga KBM Madin/TPQ sudah mulai diaktifkan, akan tetapi tetap dengan menerapkan protokol kesehatan. “Protokol kesehatan wajib diterapkan bagi semua Madin/TPQ, “pungkasnya. (protokol dan komunikasi pimpinan).
