
DEMAK – 80 desa di Kabupaten Demak sudah terpetakan secara lengkap. Hal tersebut diungkapkan Bupati Demak, HM Natsir saat menerima kunjungan kerja dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur di gedung Grhadika Bina Praja, pada hari Senin (21/09/2020).
Menurut Bupati Demak, angka tersebut memang masih kurang dari jumlah seluruh desa di Kabupaten Demak. Namun, dengan adanya aplikasi Trisula dia yakin target pemetaan akan diselesaikan secara tuntas pada tahun 2023 mendatang. Mengingat aplikasi Trisula menyajikan secara lengkap data mengenai desa di Kabupaten Demak. Termasuk didalamnya informasi mengenai potensi sebuah desa, apakah desa tersebut rawan bencana atau tidak, dan faktor penyebab bencana. “Data yang dihasilkan tersebut tentu sangat membantu Pemkab Demak dalam melakukan pemetaan pembangunan secara tepat dan cepat. Dengan begitu, Pemkab Demak dapat menimilasir resiko bencana sehingga tidak menimbulkan banyak korban.” Ungkapnya.
Sementara itu, Sekda Demak, dr. Singgih Setyono, M.Kes menambahkan koordinasi antara pihak-pihak yang berkaitan sangat diperlukan untuk mencapai keberhasilan program Trisula. “Dengan membentuk tim terpadu, menunjuk penanggung jawab dari pihak yang terlibat sehingga terjalin komunikasi dan sistem kerja yang baik diantara kedua belah pihak Hal tersebut menjadi salah satu alasan Kabupaten Demak dapat bekerja secara efektif dan cepat.” ungkapnya. (Protokol dan Komunikasi Pimpinan)
