
Pemerintah Kabupaten Demak menggelar upacara bendera dalam rangka peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Demak di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Demak, Senin (17/8). Upacara dilaksanakan secara terbatas, yakni perwakilan dari unsur Forkompimda, OPD, dan Instansi. Sedangkan Paskibra hanya sejumlah 3 (tiga) orang.
Para staf dari OPD dan instansi mengikuti jalannya secara virtual di tempat kerja masing-masing melalui zoom meeting dan live streaming di youtube Dinkominfo Demak.
Bupati Demak, HM. Natsir, yang bertindak sebagai inspektur upacara membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH., M. IP. Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah berbagi kisah yang diharapkan dapat menginspirasi masyarakat. Adalah sosok “Mbah Padmo Darsono” yang memberikan nasehat agar tidak mengeluh dan selalu bersyukur.
“Waktu ngobrol didapur, Mbah padmo “nuturi” saya, Urip kuwi senajan abot tetep kudu dilakoni. Ojo sambat lan ojo ngeluh. Ojo mandeg senajan dengkul wis ndredeg”. Nasehatnya.
Gubernur Jawa Tengah mengajak semua masyarakat agar menjalankan tugasnya dengan ikhlas dan “tatag”. “Inilah saatnya kita menengok Sanubari untuk menakar seberapa besar kadar cinta kita terhadap negeri. Kadar cinta itu tidak ditentukan Seberapa penting posisi kita atau seberapa tenar nama kita. Kadar cinta itu diukur layaknya yang diajarkan Mbah padmo pada orang-orang girpasang untuk menjalani kehidupannya”.
Di akhir sambutannya Gubernur meminta agar selalu bersemangat dalam menghadapi tantangan ke depan. “Maka ketika pecah pertempuran di Surabaya, Semarang, Ambarawa, Bandung, Jakarta, Medan bahkan di Manado, semangat rakyat sama sekali tidak luntur. Meski ribuan saudara-saudara kita telah gugur dihantam peluru di medan tempur, tapi rakyat pantang mundur. Dan akhirnya kita mampu meraih kemerdekaan sekaligus mempertahankannya”. Pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Demak, HM. Natsir memberikan remisi umum kepada narapidana rutan kelas II B , atas nama Muhamad Rois bin Sunardi. (Protokol dan Komunikasi Pimpinan).
