Pandemi Covid-19, Penutupan TMMD di Bina Praja

DEMAK – Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II tahun 2020 yang dilaksanakan di Desa Geneng Kecamatan Mijen resmi ditutup, Rabu (29/7). Upacara Penutupan TMMD dilakukan secara tertutup dan menerapkan protokol kesehatan di Gedung Gradhika Bina Praja. Hadir secara langsung jajaran forkopimda Kabupaten Demak. Penutupan ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan naskah serah terima pekerjaan TMMD dari Dansatgas TMMD, Dandim 0716/Demak, Letkol Arh M. Ufiz kepada Bupati Demak.
Kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh TNI ini disasarkan pada pembangunan fisik dan non fisik. Untuk pembangunan fisik, jalan desa sepanjang 488 meter berhasil dibangun dengan konstruksi cor beton bertulang. Sedangkan pembangunan non fisik meliputi pemberdayaan masyarakat berupa penyuluhan pertanian, kamtibmas, kesehatan hingga Keluarga Berencana (KB).
Dandim 0716/Demak, Letkol Arh Muhammad Ufiz menuturkan TMMD merupakan kegiatan manunggal TNI dengan masyarakat dalam upaya membantu pemerintah mewujudkan wilayah pertahanan. Melalui TMMD, masyarakat dan prajurit TNI diberdayakan melaksanakan pembangunan fisik dan mental. Selain itu, TMMD juga merupakan upaya kembali memasyarakatkan budaya gotong-royong yang kini kian luntur oleh peradaban modern.
Sementara itu Bupati Demak, HM Natsir sangat apresiatif dengan pelaksanaan TMMD yang secara rutin diselenggarakan tiap tahunnya. Menurutnya, TMMD memiliki nilai yang strategis utamanya dalam percepatan ekonomi masyarakat. “Sasaran TMMD kan pembangunan fisik dan non fisik. Artinya, tidak hanya infrastrukturnya saja yang dibangun, tapi juga masyarakatnya. Sehingga secara tidak langsung selaras dengan upaya Pemkab Demak dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, pungkas Bupati. (*Protokol dan Komunikasi Pimpinan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *