FKUU Bonang Perkuat Sinergi Ulama dan Umaro, Bupati Demak Ajak Masyarakat Kawal Pembangunan dan Jaga Kondusivitas

DEMAK – Memperkuat sinergi antara pemerintah dan ulama menjadi langkah penting dalam menjaga kerukunan sekaligus mendorong pembangunan daerah. Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam kegiatan Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) Kecamatan Bonang yang digelar di Aula Kecamatan Bonang, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. tersebut dihadiri Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin, M.Pd., Camat Bonang Sigit Raharjo SN, S.STP., M.M., jajaran Forkopimcam, para kepala desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Bonang.

Dalam arahannya, Bupati Demak menyampaikan bahwa FKUU merupakan wadah strategis untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan para alim ulama, khususnya para Romo Kiai.

“Alhamdulillah, kegiatan FKUU masih dapat kita pertahankan dan terlaksana dengan baik. Ini merupakan bentuk komitmen kita untuk terus menjaga komunikasi dan sinergi bersama para ulama dan masyarakat, meskipun saat ini kemampuan fiskal daerah masih terbatas,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti persoalan banjir dan rob yang selama ini menjadi tantangan masyarakat di wilayah pesisir. Memasuki periode November hingga Juli, wilayah pesisir biasanya mengalami peningkatan ketinggian air rob. Namun, kondisi pada pagi hari pelaksanaan kegiatan terpantau relatif lebih baik, dengan genangan yang umumnya terjadi pada pukul 02.00 hingga 04.00 WIB.

Menurutnya, normalisasi sungai yang telah dilaksanakan pemerintah perlu terus dipantau dan dievaluasi untuk mengetahui efektivitasnya dalam mengurangi genangan banjir dan rob.

“Pembangunan normalisasi sungai ini membutuhkan dukungan semua pihak. Mari bersama-sama kita kawal agar program yang sudah dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan tersendiri dalam mengakomodasi berbagai usulan pembangunan. Kendati demikian, pemerintah daerah tetap berupaya merealisasikan aspirasi masyarakat secara bertahap berdasarkan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin, M.Pd. menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama dan tokoh agama.

Ia menyampaikan apresiasi kepada para Romo Kiai yang selama ini berperan aktif membimbing umat, memberikan nasihat, serta menjaga kehidupan masyarakat agar tetap berlandaskan nilai-nilai agama.

“Pembangunan membutuhkan keselarasan dan kerja sama seluruh elemen. Pemerintah, ulama, dan masyarakat harus berjalan bersama agar Kabupaten Demak semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Wakil Bupati juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Demak saat ini memprioritaskan pembangunan dari tingkat desa, termasuk peningkatan kualitas penataan wilayah serta normalisasi sungai sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi musim hujan. Selain itu, pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa menjadi salah satu perhatian dalam upaya penanganan persoalan kawasan pesisir, khususnya di Kabupaten Demak.

Tidak hanya pembangunan infrastruktur, ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam memberantas peredaran minuman keras dan mencegah praktik perjudian daring yang dapat merusak keharmonisan rumah tangga serta kehidupan sosial masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar kritik, saran, dan masukan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial, dapat diterima secara bijaksana dan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Melalui kegiatan FKUU Kecamatan Bonang ini, Pemerintah Kabupaten Demak berharap komunikasi dan koordinasi antara ulama, umaro, serta masyarakat semakin kuat. Pungkasnya, dengan kebersamaan, kepedulian, dan komitmen seluruh elemen masyarakat, berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi bersama demi mewujudkan Kabupaten Demak yang aman, rukun, maju, dan sejahtera. (Prokompim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *