DEMAK, Balai Desa Bakung — Pemerintah Kabupaten Demak terus menunjukkan komitmen nyata dalam penguatan pendidikan anak usia dini. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan anjangsana dan pembukaan Bulan PAUD dalam kunjungan Bunda PAUD Kabupaten Demak ke TK Kartikarini I di Balai Desa Bakung, Kecamatan Mijen, Rabu (16/9/2026).
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., didampingi oleh Istri Wakil Bupati/Ketua Tim Teknis Pokja, Istri Sekretaris Daerah/Ketua Pokja PAUD, Kepala Dinpermades P2KB, Camat Mijen, Pj. Kepala Desa Bakung, serta Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Demak dan Bunda PAUD Desa se-Kecamatan Mijen.
Dalam laporan pelaksanaannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, AP., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini didukung penuh oleh anggaran APBD Kabupaten Demak Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkuat kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari jenjang PAUD.
”Melalui semangat ‘Bocah cilik Demak wajib sekolah PAUD’, kami mengajak seluruh pihak—mulai dari Bunda PAUD tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa—untuk mendorong anak-anak di lingkungan masing-masing agar bersekolah minimal satu tahun sebelum memasuki pendidikan dasar,” ujar Haris.
Haris menekankan bahwa bonus demografi yang sedang dialami Indonesia harus dikelola secara optimal. Persiapan generasi pemimpin 10 hingga 20 tahun mendatang harus dimulai dari fondasi yang kuat sejak dini melalui Program Kerja Bunda PAUD Kabupaten Demak Tahun 2025–2030.
Sementara itu, Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar TK Kartikarini I, Himpaudi, serta IGTKI Kecamatan Mijen atas komitmen dan pendampingannya.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa masa usia dini merupakan golden age (periode emas) yang menentukan pembentukan karakter, kesehatan, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi anak.
”PAUD bukan sekadar tempat belajar membaca, menulis, dan berhitung (calistung). PAUD adalah wadah bagi anak-anak untuk mengenal dunia, bersosialisasi, membangun rasa percaya diri, dan menanamkan attitude atau sikap yang baik,” jelas Bupati Eisti’anah.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat dan Bunda PAUD di setiap jenjang untuk bergerak aktif dan berinovasi. Para Bunda PAUD diharapkan dapat menjemput bola serta mengedukasi para orang tua agar tidak ada anak di Kabupaten Demak yang tertinggal atau kehilangan kesempatan mengecap pendidikan usia dini.
Langkah ini juga sejalan dengan pencapaian visi penyiapan Anak Usia Dini yang GESIT dan CEKATAN (Generasi Sehat, Beriman dan Bertakwah, Cerdas, Berkarakter, dan Andal) guna menyongsong Indonesia Emas 2045 serta mendukung penuh program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di tingkat desa.(Prokompim)
