Demak – Pemerintah Kabupaten Demak secara resmi membuka Lomba Kreativitas dan Inovasi (KRENOVA) Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2026 yang diselenggarakan di Hotel Amantis Demak, Rabu (22/07/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Demak dan dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, dewan juri, serta para finalis inovator dari berbagai kalangan.
Dalam laporan penyelenggara yang disampaikan oleh Kepala Bapperida Kabupaten Demak, Masbahatun Ni’amah, S.Si., dijelaskan bahwa KRENOVA bertujuan memberikan apresiasi kepada para inovator sekaligus menumbuhkan budaya kreatif dan inovatif di masyarakat, khususnya dalam penerapan teknologi tepat guna. Tahun ini, KRENOVA mengusung tema “Inisiasi Ekonomi Hijau untuk Mendukung Ekonomi Berkelanjutan”.
Rangkaian kegiatan telah dilaksanakan sejak bulan Januari hingga Juli 2026, mulai dari tahap sosialisasi, pendaftaran, hingga seleksi proposal. Peserta lomba berasal dari berbagai kalangan, meliputi pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Dari seluruh tahapan tersebut, para finalis mempresentasikan hasil inovasinya di hadapan dewan juri yang terdiri dari unsur perangkat daerah dan organisasi profesi.
Disampaikan pula bahwa kualitas peserta KRENOVA dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang signifikan, baik dari sisi kreativitas maupun inovasi. Hal ini menjadi indikator berkembangnya budaya inovasi di Kabupaten Demak. Panitia juga menekankan pentingnya penilaian yang objektif, profesional, dan berintegritas oleh dewan juri.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. menyampaikan bahwa KRENOVA merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Demak yang secara konsisten diselenggarakan setiap tahun. Program ini menjadi wadah strategis dalam mendorong lahirnya inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas kontribusi ide dan kreativitas yang dihasilkan. Menurutnya, tema ekonomi hijau yang diangkat sangat relevan dengan arah pembangunan saat ini, yang menitikberatkan pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.
“Inovasi yang dihasilkan diharapkan tidak hanya berhenti pada ajang kompetisi, tetapi dapat dikembangkan dan diterapkan secara nyata serta memiliki nilai ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Demak berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem inovasi melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat. Para peserta juga didorong untuk terus mengembangkan inovasi, memperluas jejaring, serta memanfaatkan teknologi digital agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat melahirkan inovator-inovator unggul yang berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, menuju Demak yang semakin bermartabat, maju, dan sejahtera. (Prokompim)

