
Demak – Pemerintah Kabupaten Demak melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali menggelar kegiatan Satpol PP Goes to School yang kali ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Demak, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelajar terkait peraturan daerah serta pencegahan kenakalan remaja.
Wakil Kepala SMK N 2 Demak, Tri Jarwanto, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa sosialisasi mengenai pencegahan kenakalan remaja dan penyakit masyarakat sangat penting bagi siswa sebagai generasi penerus daerah. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan pembentukan akhlak serta kesadaran hukum.
Sementara itu, Plt. Kepala Satpol PP Demak, Agus Sukiyono, S.IP., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mengenalkan peraturan daerah kepada pelajar sejak dini. Ia juga mengingatkan bahaya minuman keras dan rokok ilegal yang dapat menjadi pintu masuk berbagai bentuk kenakalan remaja. Para siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan menyebarkan informasi positif kepada teman sebaya.
Dalam arahannya, Bupati Demak menegaskan bahwa pelajar SMK dipersiapkan untuk siap terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan. Ia berharap para lulusan SMK ke depan mampu berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Demak.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan Satpol PP Goes to School merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan angka kenakalan remaja. Melalui sosialisasi yang berkelanjutan, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menaati peraturan demi menjaga ketertiban dan kondusivitas daerah.
“Marilah kita bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan nyaman, bebas dari tawuran, bullying, narkoba, serta berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya,” pesannya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran para pelajar untuk menjauhi perilaku negatif serta berani mengatakan tidak pada kenakalan remaja, dan ya pada masa depan yang lebih baik. (Prokompim)

