
Demak – Setda Demak, Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., menghadiri dan memberikan sambutan pada Majlis Dzikir, Maulidurrasul SAW, dan Haul Akbar Demak 1447 H/2026 M yang digelar pada Minggu, 8 Februari 2026. Kegiatan keagamaan akbar tersebut dihadiri para habaib, ulama, tokoh masyarakat, jajaran Forkopimda, serta ribuan jamaah dari berbagai wilayah.
Dalam sambutannya, Setda Akhmad Sugiharto menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi kepada Jamaah Al Khidmah, Ath Thoriqoh, dan seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan Haul Akbar Demak tahun ini.
“Melalui majlis dzikir dan maulid ini, kita menata hati, memperkuat iman, serta menumbuhkan mahabbah kepada Rasulullah SAW, para auliya’, dan para guru yang telah membimbing umat dengan keikhlasan dan keteladanan,” ujar Sekda.
Menurutnya, Haul Akbar Demak tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga makna sosial yang sangat penting. Tradisi gotong royong yang tumbuh dalam kegiatan ini, seperti penyediaan nasi bungkus, dapur umum, dan pelayanan jamaah, mencerminkan nilai Islam yang membumi dan menyejukkan.
“Nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian inilah yang menjadi modal sosial penting dalam membangun Kabupaten Demak. Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga akhlak dan kekuatan spiritual masyarakat,” tegasnya.
Akhmad Sugiharto juga menegaskan bahwa Demak memiliki sejarah panjang sebagai tanah wali, tanah dakwah, dan tanah perjuangan, sehingga menjaga dan melestarikan majlis-majlis keagamaan merupakan bagian dari menjaga jati diri daerah.
Pada kesempatan tersebut, Sekda memohon doa dari para ulama dan seluruh jamaah agar Kabupaten Demak senantiasa terhindar dari musibah serta terus bergerak menuju daerah yang bermartabat, maju, dan sejahtera.
Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, ia mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta menghargai perbedaan demi terciptanya kehidupan yang rukun dan damai.
“Melalui semangat hubbul wathon minal iman, mari kita bangun Demak dengan kedamaian, kerukunan, dan saling tolong-menolong,” pungkasnya.

