Pemerintah Kabupaten Demak mengapresiasi kinerja tenaga kesehatan di seluruh wilayah atas dedikasi dan kontribusinya dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) 2025 yang digelar pada Selasa (6/5/2025).
Forum ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Muhammad Badruddin, M.Pd., Sekretaris Daerah Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., Kepala Dinas Kesehatan, para direktur rumah sakit, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Demak.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Demak memberikan apresiasi khususnya kepada RSUD Sunan Kalijaga karena menerima penghargaan Pelayanan Prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Rumah sakit milik Pemkab Demak itu dinobatkan sebagai salah satu organisasi penyelenggara pelayanan publik terbaik dalam ajang Penilaian Kinerja Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2024.
“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan komitmen seluruh tenaga kesehatan. Terima kasih kepada panjenengan semua yang sudah melayani dengan sepenuh hati,” kata Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., dalam sambutannya.
Rakerkesda juga menghadirkan sejumlah data capaian layanan kesehatan di tingkat puskesmas se- Kabupaten Demak. Puskesmas Gajah 1 tercatat memiliki capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) terbaik, sementara Puskesmas Wedung 1 menjadi yang tertinggi dalam pelaksanaan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.
Di sisi lain, Puskesmas Gajah 2 mencatatkan capaian kapitasi berbasis kinerja paling rendah. Puskesmas Mranggen 3 menjadi yang terendah dalam pelaksanaan cek kesehatan gratis.
Beberapa tantangan juga diangkat dalam forum tersebut. Puskesmas Karanganyar 2 tercatat memiliki angka kematian bayi tertinggi di Demak, sedangkan kasus kematian akibat demam berdarah dengue (DBD) paling banyak ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Bonang 2.
Wakil Bupati Demak, Muhammad Badruddin, M.Pd., menambahkan bahwa Rakerkesda menjadi momentum penting untuk memperkuat layanan kesehatan berbasis kebutuhan lokal.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tapi pemicu semangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Demak berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor guna menghadirkan layanan kesehatan yang lebih inklusif, merata, dan berkelanjutan. (Prokompim)
