Sedekah Laut dan Syawalan, Momentum Jaga Kelestarian Tradisi

Bupati Demak Eisti’anah hadiri Sedekah Laut dan Syawalan di Desa Bungo, Kecamatan Wedung, Rabu (17/04/2024).

Bupati Demak Eisti’anah mengatakan, bahwa sedekah laut, merupakan sebuah tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir.

Ia menilai, Kegiatan tersebut bukan hanya sekadar ritual adat saja, tetapi juga sebagai ungkapan rasa syukur dan tanggung jawab sebagai manusia terhadap alam dan sesama.

“Setiap ikan yang kita tangkap, adalah anugerah dari Allah SWT yang harus kita jaga dan nikmati dengan penuh rasa syukur,” tuturnya.

Pada momentum tersebut, Bupati Eisti juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga kelestarian laut dan sumber daya alam yang ada.

“Mari untuk senantiasa berdo’a kepada Allah SWT agar selalu diberi keselamatan, para nelayan dapat terus melaut dan mendapat hasil yang melimpah, serta usaha-usaha produktif dapat semakin meningkat,” pungkasnya. (Prokompim)

Sementara itu, Kades Bungo Imam Wahyudi mengatakan, semakin tahun jumlah nelayan semakin berkurang, dari 250 menjadi 150an.

“Kebanyakan karena faktor usia dan alih profesi,” ucapnya.

Ia jatuh ga menuturkan, bahwa semalam para nelayan mengadakan slametan manaqiban dan dilanjut pagi hari larungan sedekah bumi. 

Kegiatan tersebut dapat terselenggara berkat sumber dana swadaya nelayan sekitar 30jt dan dari pemdes serta donatur dari para pedagang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *