
Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. membuka acara Giat Diklat Digital Academy bertempat di gedung PGRI Demak bagi PPPK Guru dan ASN. Rabu (27/09/2023).
Turut hadir bersama Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E., Ketua DPRD Kabupaten Demak H.S. Fahrudin Bisri Slamet, SE, Sekretariat Kabupaten Demak Akhmad Sugiharto, ST, MT, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak Haris Wahyudi Ridwan, AP.,M.Si, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Demak HM Afief Mundzir, S.Ag., M.Si, Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah Dr. H. Muhdi,SH,M.Hum, Ketua PGRI Kabupaten Demak dan Tim Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kabupaten Demak.
Bupati Eisti dalam sambutannya, bahwa pada saat ini, telah berada pada era teknologi digital, yang telah mengubah hampir semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan.
“Maka dari itu, penting bagi kita untuk terus memperbarui pengetahuan dan ketrampilan agar bisa mengikuti perkembangan ini. Ajak seluruh para peserta agar mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh.” Kata Eisti.
Lebih lanjut, Bupati Demak menambahkan, Pelatihan Digital Academy Training dan Editor Buku bagi Guru merupakan salah satu wujud komitmen kita bersama dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah dengan Digital Academy Training.

“Selain itu, Pelatihan tersebut dapat memberikan wawasan dan ketrampilan baru kepada para guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam kurikulum dan metode pengajaran. Peran editor buku bagi guru juga sangat penting dalam menyediakan bahan ajar yang berkualitas tinggi,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua PGRI Kab. Demak Sapon, S.Pd., M.Pd. menambahkan, Didalam dunia pendidikan juga terdapat guru penggerak dan non penggerak. Mereka sama-sama berperan dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Kita berharap, guru yang ber-IPK 2,5 misalnya tetap diberi kesempatan untuk ikut seleksi PPPK. Dengan demikian, mereka juga bisa berkompetisi dalam rekrutmen PPPK,” katanya.
Ketua PGRI Jateng, Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum menyambut baik adanya diklat digital academy bagi guru PPPK dan ASN yang digelar PGRI Demak tersebut.
“Ini satu-satunya diklat yang dibiayai oleh Pemkab,” ujar Muhdi..
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Demak terus berupaya memperkuat kompetensi guru PPPK dan ASN dengan penguasaan teknologi informasi (TI).
“Oleh karena itu, setelah kegiatan ini semua para peserta dapat meneruskan materi dan ilmu yang diberikan secara estafet kepada anggota PGRI tingkat kecamatan,” pungkasnya. (Prokompim)

