
Untuk mencegah angka stunting di Indonesia, Pemkab Demak terus melakukan kampanye edukasi perilaku higienis dan sanitasi. Bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dengan tema ”Cegah Stuntng guna Memutus Rantai Kemiskinan”, di Pendopo Satya Bhakti Praka, Kamis, (10/08/2023)
Acara yang diikuti 250 ibu Nasabah PNM Mekaar tersebut dihadiri Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. Kepala Divisi Jasa Manajemen dan TJSL PNM, Mira Damayanti, Pemimpin PT Permodalan Nasional Madani Cabang Semarang, Bapak Hafiludin Kurniawan, Regional Operasional Director, Southeast Asia Water.org, Bapak Don Johnston, Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Demak Drs. Iskandar Zulkarnain, MM.
Dalam sambutannya, Bupati Demak sangat apresiatif dengan penyelenggaraan tersebut, karena memiliki nilai positif tidak hanya bagi peserta saja, namun juga bagi Kabupaten Demak.
“Mengingat perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi pondasi utama dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan. Menjadi harapan bersama, setelah kegiatan ini akan tumbuh perubahan positif perilaku masyarakat dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan,” tuturnya.
Bupati Eisti juga menekankan, bahwa PHBS ini melibatkan banyak aspek. Mulai dari kebiasaan mencuci tangan secara rutin, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengkonsumsi makanan yang sehat, hingga menjaga kestabilan mental dan emosional.
“Ketika kita mampu mengamalkan semua ini dalam kehidupan sehari-hari, maka kita telah berinvestasi dalam masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing. Kesejahteraan meningkat, berbagai permasalahan kesehatan pun akan teratasi,” pungkasnya.
Kepala Divisi Jasa Manajemen dan TJSL (JMT) PNM, Mira Damayanti menegaskan, komitmen PNM dalam poin community development pada Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan terus dilakukan.

Sebelumnya, dalam agenda pencegahan stunting, PNM menyalurkan lebih dari 2.400 paket gizi dalam HUT Ke-24 PNM kepada ibu-ibu Nasabah PNM Mekaar.
Selain itu, lanjutnya, 154 Ruang Pintar didirikan dan digunakan oleh lebih dari 3.000 anak di daerah agar dapat mengakses pembelajaran daring. Hal ini guna mencerdaskan dan menjaga generasi penerus bangsa.
”Hari ini adalah salah satu bentuk dari kami yang berkomitmen dalam melakukan pemberdayaan kepada nasabah,” ucapnya. (Prokompim)

