
Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. didampingi Kepala Dinpertan Pangan Demak Agus Herawan, S.IP., MM, Perwakilan Kadistanbun Prov. Jateng, Camat Kebonagung Drs. Haryoto, serta Kades Megonten melakukan Panen Padi di Desa Megonten, Kecamatan Kebonagung, Rabu (15/02/2023) Kemudian dilanjutkan dengan menjalankan mesin combine di areal persawahan padi yang akan dipanen.
Dalam sambutannya, Bupati Eisti mengapresiasi Hasil panen Padi yang telah dilakukan oleh Petani, semoga kedepan dapat ditingkatkan lagi hasilnya dan dapat menguntungkan bagi masyarakat.
“Saya menyambut gembira dan syukur atas pelaksanaan panen kali ini. Alhamdulillah, para petani khususnya Kelompok Tani Mudo Makaryo 2 telah berhasil mengelola lahan pertaniannya dengan baik seperti yang kita lihat sekarang ini berupa panen padi,” ungkapnya.
Diketahui, Kecamatan Kebonagung merupakan salah 1 Daerah pensuport cadangan pangan Jateng. Bupati berharap Panen raya di Desa Megonten tersebut bisa mensuport sangga panen Nasional.
“Nanti kedepannya Dinpertan akan memberikan penyuluhan dan mengajari tentang pupuk biosaka.
Supaya bisa mendampingi pemakaian pupuk kimiaKa Dispertan,” kata Bupati.
Bupati Eisti menjelaskan, Hasil panen padi Kabupaten Demak tahun 2022 mencapai 614.946 ton dengan luas panen 95.857 hektar. Maka dari itu, melimpahnya produksi padi di Demak menjadikan Kabupaten Demak sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Tengah.
ia menyebut, Keberhasilan dalam bidang pertanian tak lepas dari kolaborasi antar sumber daya manusia (SDM) baik pelaku utama maupun pelaku usaha.
“Oleh karena itu, saya mengajak untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas semua stakeholder untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. Pada kesempatan tersebut Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada PT. Maxxi Tani Teknologi Jawa Tengah yang telah mendirikan saung tani di Desa Megonten.
“Saya berharap keberadaan saung tani dapat digunakan sebagai tempat pertemuan kelompok tani dalam upaya memperkuat dan mengembangkan potensi SDM, meningkatkan kerjasama, mempermudah koordinasi serta untuk kegiatan penyuluhan pertanian,” pungkasnya.
Selain itu, Bupati Eisti juga berpesan kepada Kepada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, melalui para petugas penyuluh lapangan, untuk meningkatkan peran aktifnya dalam memotivasi petani untuk memanfaatkan teknologi tepat guna dan mekanisasi pertanian dalam upaya meningkatkan produktifitas pertanian.
Dalam laporannya, Kepala Dinpertan Pangan Agus Herawan, S.IP., MM mengatakan upaya Pemerintah Daerah maupun pamerintah pusat dalam rangka meningkatkan produksi padi dalam menyongsong swasembada beras hingga kini masih terus dilakukan.
Dinpertan Demak juga siap untuk membantu mendampingi para Penyuluh Pertanian untuk memberikan pelatihan tentang pupuk biosaka. Diharapkan juga agar kedepannya para petani di Desa Megonten dapat menggunakan Pupuk Biosaka untuk menutup kekurangan pupuk kimia. (Prokompim)

